Kamis, 31 Mei 2012

opinion about english

1) What is your opinion about english ?


English is the language that is interesting to learn. English first encountered when I was a kindergarten. At that time I was introduced by my parents through the songs ofWestlife. At which time, Westlife are one of the vocal group enjoy doing a lot of people.


Then, since elementary school I also had to get English language lessons from school. In elementary school I get a lot of vocabulary items in English. And while high school, I also learned about making sentences and conversations. I also get extra lessons outside ofschool to take English language courses.


I can learn English from other media, in addition to the book. That is, from movies andmusic. I love watching movies and listening to music that speaks English. In addition tomy hobby to watch and listen to music, I can also take the benefits. That can add to our knowledge about English vocabulary.


I am happy to learn English. Because by learning English, I can get one extra language I can use. I think that learning English is very important. Because English is an international language that can add a plus when we plunge into the world of work.

2) According to your opinion, what is the best way to learn English effectively


In my opinion, the best way to learn English is a teacher to make students comfortable and at ease in the classroom. by conducting games, debates or other activities related to English. Teachers can also use other teaching methods in addition to the board. By using other methods such as, explained through a film show English education.

Senin, 07 Mei 2012

Kejahatan Internet


Kejahatan Internet(Cybercrime)
Menurut wikipedia cybercrime adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll.
Walaupun kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional dimana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi.
contoh sederhana nya adalah: judi online,di dunia nyata jelas judi dikatakan haram dan melanggar hukum,apalagi kalau dilakukan secara online .Contoh yang kedua adalah saat kita berbelanja di toko online,kita tidak memasukan identitas kita yang sebenarnya dalam artian pemalsuan identitas,pemalsuan kartu kredit,dst. dapat kita katakan sebagai kejahatan dunia maya, dan masih banyak lagi contoh-contoh yang dapat kita ambil.
aspek dari  cybercrime sendiri dapat di bagi menjadi 5,yaitu:
1.      Ruang lingkup kejahatan
2.      Sifat kejahatan
3.      Pelaku kejahatan
4.      Modus kejahatan
5.      Jenis kerugian yang ditimbulkan
dari ke-5 aspek itu cybercrime dapat diklasifikasikan menjadi:
1.      Cyberpiracy : Penggunaan teknologi komputer untuk mencetak ulang software atau informasi, lalu mendistribusikan informasi atau software tersebut lewat teknologi komputer.dapat di contohkan pembajakan software legal
2.      Cybertrespass : Penggunaan teknologi komputer untuk meningkatkan akses pada system computer suatu organisasi atau individu.dicontohkan hacking.exploit system dan seluruh kegiatan yang berhubungan dengannya.
3.      Cybervandalism : Penggunaan teknologi komputer untuk membuat program yang menganggu proses transmisi elektronik, dan menghancurkan data di sistem komputer.di contohkan virus,trojan,worm,metode DoS,Http Attack,BruteForce Attack n sebangsanya.
dari klasifikasi kejahatan dunia maya di atas  kita  dapat mengetahui Jenis-jenis cybercrime berdasarkan jenis aktivitasnya dan tentunya kegiatan ini yang marak di lakukan baik di ndonesia sendiri atau di negara lain,yaitu:
1.      Cyber Espionage.Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data-data pentingnya tersimpan dalam suatu sistem yang computerized.Biasanya si penyerang menyusupkan sebuah program mata-mata yang dapat kita sebut sebagai spyware.
2.      Infringements of Privacy.Kejahatan ini ditujukan terhadap informasi seseorang yang merupakan hal yang sangat pribadi dan rahasia. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, cacat atau penyakit tersembunyi dan sebagainya.
3.      Data Forgery.Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi “salah ketik” yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku.
4.      Unauthorized Access to Computer System and Service.Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (hacker) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia. Namun begitu, ada juga yang melakukan hanya karena merasa tertantang untuk mencoba keahliannya menembus suatu sistem yang memiliki tingkat proteksi tinggi. Kejahatan ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi internet/intranet.bagi yang belum pernah dengar, ketika masalah Timor Timur sedang hangat-hangatnya dibicarakan di tingkat internasional, beberapa website milik pemerintah RI dirusak oleh hacker.Kisah seorang mahasiswa fisipol yang ditangkap gara-gara mengacak-acak data milik KPU.dan masih banyak contoh lainnya.
5.      Cyber Sabotage and Extortion.Merupakan kejahatan yang paling mengenaskan.Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku. Dalam beberapa kasus setelah hal tersebut terjadi, maka pelaku kejahatan tersebut menawarkan diri kepada korban untuk memperbaiki data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang telah disabotase tersebut, tentunya dengan bayaran tertentu. Kejahatan ini sering disebut sebagai cyber-terrorism.
6.      Offense against Intellectual Property.Kejahatan ini ditujukan terhadap Hak atas Kekayaan Intelektual yang dimiliki pihak lain di internet. Sebagai contoh adalah peniruan tampilan pada web page suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.Dapat kita contohkan saat ini.Situs mesin pencari bing milik microsoft  yang konon di tuduh menyerupai sebuah situs milik perusahaan travel online.
7.      Illegal Contents.Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya adalah pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah, dan sebagainya.Masih ingat dengan kasus prita mulyasari yang sampai saat ini belum selesai.Hanya gara-gara tulisan emailnya yang sedikit merusak nama baik sebuah institusi kesehatan swasta dia di seret ke meja hijau.
8.      Carding.Adalah kejahatan dengan menggunakan teknologi computer untuk melakukan transaksi dengan menggunakan card credit orang lain sehingga dapat merugikan orang tersebut baik materil maupun non materil.dalam artian penipuan kartu kredit online.
9.      Cracking.Kejahatan dengan menggunakan teknologi computer yang dilakukan untuk merusak system keamanan suatu system computer dan biasanya melakukan pencurian, tindakan anarkis begitu merekan mendapatkan akses. Biasanya kita sering salah menafsirkan antara seorang hacker dan cracker dimana hacker sendiri identik dengan perbuatan negative, padahal hacker adalah orang yang senang memprogram dan percaya bahwa informasi adalah sesuatu hal yang sangat berharga dan ada yang bersifat dapat dipublikasikan dan rahasia.Sedang Cracker  identik dengan orang  yang mampu merubah suatu karakteristik dan properti sebuah program sehingga dapat digunakan dan disebarkan sesuka hati padahal program itu merupakan program legal dan mempunyai hak cipta intelektual.

Analisis                       : cybercrime merupakan kegiatan kejahatan yang memanfaatkan komputer serta jaringannya (internet) . kegiatan ini sangat merugikan bagi korban. Biasanya mereka melakukan kejahatan untukmengambil keuntungan secara sepihak. Mereka banyak melakukannya melalui sabotase data, judi online, tindakan penipuan, dan juga pornografi termasuk cybercrime yang dapat memacu kejahatan.
Komentar                   : Kini, cybercrime makin marak. Menurut saya, keamanan data di internet harus lebih ditingkatkan lagi. Apalagi pornografi yang makin meramaikan internet. Pemerintah seharusnya harus lebih sigap dalam menangani kasus pornografi di internet. Karena saat ini, banyak anak-anak yang masih dibawah umur sudah mengerti ,menggunakan, dan melakukan aktivitas di internet. Dan juga untuk masyarakat umum, harus lebih berhati-hati dalam menggunakan teknologi tetrutama internet, karena banyak kejahatan yang tidak di duga di internet.

Kamis, 12 April 2012

AUXILIARY

AUXILIARY
USES
PRESENT/FUTURE
PAST
may
(1)polite request


(2)formal permission


(3)less than 50% certainty
Luckily, we’ll get to run an experiment here: He had two women on his Executive Committee; now it seems he may lose both.

might
(1)less than 50% certainty
As I type that, I feel as though I might cry again.

(2)polite request (rare)


should
(1)advisability

The best approach, though, should have been a comprehensive enquiry to determine the number of credit hours as well as courses covered by the said students per their individual faculties.
(2)90% certainty
“Diverse perspectives” are nice to have, but if that’s what the Mayor’s after, then that’s what he should pursue — and he should do so in a gender-neutral fashion, as any normal person would.
That certainly doesn’t mean that the qualities and merits of any given individual shouldn’t be weighed and valued.
ought to
(1)advisability


(2)90% certainty
I contend that there ought to have been a better solution and to that effect the policymakers in the given scenarios should rethink and revisit their policies or decisions in order to reach a comprehensive solution.

had better
(1)advisability with threat of bad result


be supposed to
(1)expectation


be to
(1)strong expectation
The point is these students who are said to be given diplomas have been on campus undergoing degree training for now close to five years commencing September 2008-2012! The normal diploma programme in Sudan and perhaps in South Sudan takes three academic years.
In all these scenarios, something had to be done to stop the violence
must
(1)strong necessity


(2)prohibition (negative)


(3)95% certainty
A Social Media Director does not have to be an established writer-but they must be able to speak articulately and succinctly

have to
(1)necessity


(2)lack of necessity (negative)


have got to
(1)necessity

What I haven't gotten used to is the days when I feel low
will
(1)100% certainty
Pasternak got the nod and so (presuming the appointment is ratified by the full Council) the budget process will be overseen by seven men and zero women   Brock and I tend to say yes to anything that sounds like it will make a good story, so before we knew it, we were at this guy's house, where he lives with an elderly Indian couple, who insisted we eat curry, chapatti and mango pickle.

(2)willingness

My eyes glazed over a bit at the end bit there, but I’ll try to address the points my (male) colleagues have raised above.
(3)polite request


be going to
(1)100% certainty


(2)definite plan


can
(1)ability/possibility
My gay children can support their siblings' weddings but can't themselves marry.

(2)informal permission


(3)informal polite request


(4)impossibility (negative only)

My gay children can support their siblings' weddings but can't themselves marry.
could
(1)past ability


(2)polite request


(3)suggestion


(4)less than 50% certainty
My son's male partner could legally officiate at my daughter's wedding, but could not marry my son.

(5)impossibility (negative only)
My son's male partner could legally officiate at my daughter's wedding, but could not marry my son.
The kind of days when I would wake up and decide I couldn't be bothered to go to the gym.
be able to
(1)ability

A Social Media Director does not have to be an established writer-but they must be able to speak articulately and succinctly
would
(1)polite request
Ask yourself: What percentage of people who would be upset about such things voted Ford in the last election? Five? One-and-a-half? I’d peg the percentage of Torontonians who could name a member of the Budget Committee at something less than that.

(2)preference
A more diverse set of perspectives and approaches would only help his administration and, by extension, the city.            •For Rob Ford to worry about the gender makeup of his committees would be like worrying about your high cholesterol while your plane’s going down.
On day four, I cried when I discovered I'd left my debit card at home, and would have to borrow all my money off  Brock.
(3)repeated action in the past


used to
(1)repeated action in the past


shall
(1)polite question to make a suggestion
Shall we watch forthcoming events closely for evidence of more and more even gooey-er testosterone?

(2)future with "I" or "we" as subject
Shall we watch forthcoming events closely for evidence of more and more even gooey-er testosterone?